Selasa, 05 Juli 2011

Apakah pen harus dilepas?




Berikut ini adalah tanya jawab yang saya temukan di http://orthoui-rscm.org/?page=view_qa

Apakah bila tidak mencabut pen setelah operasi dapat membahayakan tubuh, terutama setelah 3 tahun terpasang dalam tubuh? Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.
Akhmad Nur yth,
Implant orthopaedi yang dipasang di dalam tubuh termasuk kategori benda yang inert dimana tubuh tidak memberikan respon imun. Kalaupun ada termasuk tipe lambat. Atas dasar ini maka potensi bahaya implant dalam badan menjadi tidak ada (sangat kecil) bahkan bila dipakai seumur hidup sekali pun. Tidak jarang kita melihat benda2 tertentu dipasang didalam badan untuk seumur hidup. Jadi anda tidak perlu khawatir mengenai ini.
Di bidang orthopaedi pada umumnya implant dipasang dengan tujuan membantu proses penyembuhan tulang / penyambungan tulang. Sehingga begitu tujuan itu tercapai maka sangat dianjurkan untuk mengeluarkan implant tersebut dari badan.
Dr. Rahyussalim, SpOT K-Spine

Kalau yang ini pada kasus patah tangan, namun ini tidak jauh berbeda dengan kasus patah kaki.

doc saya mau tanya, ada temenku 5 tahun lalu operasi tangan patah dan di tulang patah tersebut di pasang pen penyambung. pertanyaan saya, apa efek samping jika pen tersebut tidak di buka? terima kasih sebelumya. mohon di jawab
Yth saudara Isa, sebelumnya kami ucapkan terimakasih telah bergabung dengan website kami.
Untuk pemasangan pen ditangan( ekstremitas atas ) tidak ada keharusan di lepas kembali. Indikasi di lepas :
1. Jika teman anda merasa tidak nyaman ( terlalu sensitif ) dengan udara dingin terasa ngilu dan sebagainya.
2. Jika terdapat infeksi ( dalam hal ini tentu tidak karena sudah 5 tahun )
3. Jika dekat sendi dan mengganggu gerakan sendi ( bisanya satu tahun kita lepas )
4. Jika terdapat reaksi inflamasi karena gesekan tendon atau otot dengan plate : biasanya terdapat bengkak, nyeri, tidak nyaman, jika jari bergerak terasa ada gesekan antara otot dengan plate atau tendon dengan plate/pen  ( ini biasa dirasakan oleh pasien atau ditemukan oleh dokter saat pasien kontrol ), mengapa harus dilepas karena dikhawatirkan terjadi putus tendon karena gesekan.
5. Jika platenya (pen) patah atau ada sekrup yang patah atau posisinya tidak bagus ( bergeser / terangkat ) ini dapat diketahui dengan foto rontgen.
Jika tanda-tanda diatas tidak didapatkan maka Insya Allah aman-aman saja dan dapat beraktivitas seperti biasa.
Demikian jawaban kami semoga memuaskan.
Wassalam

Ini adalah konsultasi saya di website dr. Muki Partono, SpOt
http://mukipartono.com/pengobatan-patah-tulang-mahal/comment-page-4/#comments

mila 13 March 2011 at 10:56 pm #
dok, saya ingin share aja. pada bulan desember 2008 (usia 21) saya mengalami kecelakaan dan paha kiri saya patah, kemudian dipasang pen, tapi setelah 7 bulan tulangnya tidak nyambung karena saya pernah terpeleset. kemudian saya dioperasi lagi. setelah 6 bulan tulang sudah nyambung dan kemudian saya menjalani fisioterapi karena mengalami kaku sendi lutut, setelah 6 bulan diterapi alhamdulillah saya bisa menekuk dengan normal. kemudian 1,5 tahun setelah operasi ke 2 (tepatnya tgl 5 januari 2011) pen dicabut karena kata dokter tulangnya sudah bagus. setelah operasi dokter bilang jalan juga ga apa2, asal jangan dulu lari dan loncat2. setelah operasi saya memakai tongkat dulu karena masih linu, setelah seminggu saya lepas tongkat dan mulai berjalan perlahan2, tapi baru 4 hari jalan, kaki saya patah lagi pada saat sedang berjalan. patah begitu saja dengan tiba2, kemudian saya dioperasi lagi, dipasang pen lagi.sekarang, saya jadi trauma… saya takut terpeleset kalo saya pake tongkat, karena itu saya memilih diam saja di kamar supaya posisi tulang tidak berubah. dan setelah saya baca2, ternyata banyak kasus pasien patah kaki yang terpeleset sehingga tulangnya jadi bengkok atau bahkan patah lagi sehingga tulangnya tidak nyambung.
  1. jika ada yg mau share ini fb saya cina_bandung@yahoo.co.id
    terimakasih dok…

    Replay
    muki partono 14 March 2011 at 3:07 pm #
    kasus spt anda memang kadang dijumpai , saran kalau sdh seperti ini saran sebaiknya plate nanti tdk usah dilepas saja

    sedangkan ini adalah konsultasi orang lain,

    saiful 8 June 2011 at 8:19 pm #
    maaf pak dokter.. saya november 2010 mengalami patah tulang di tangan knan.. dan kedua tulangnya putus..kmudian di psang pen.
    1 apakah kalau pen di ambil tidak brbahaya krna kdua tulang baru menyambung dan banyak lubang bekas sekrup pen dan tulang jadi mudah putus kembali…?
    2 jika pen di ambil butuh waktu brapa lama agar lubang bekas pen tertutup kmbali dan bisa mengangkat beban hingga 20 kg…?
    muki partono 10 June 2011 at 9:44 am #
    pada prinsipnya bila tulang sdh menyambung pen sdh bisa dilepas, rata2 1 tahun setelah pemasangan pen, memang betul bila pen diangkat akan meninggalkan bekas screw pada tulang berupa lubang, jd konsekuensinya harus hati2 dulu sampai lubang2 itu menutup juga (terisi tulang), tunggu jangan angkat berat sampai 1 1/2 bulan, utk lbh pasti biasanya kontrol dgn foto rontgen                                                                              
Kesimpulan yang didapat :
1. Setelah tulang menyambung dengan baik, sebaiknya pen dibuka  agar tidak menimbulkan keluhan seperti ngilu pada saat cuaca dingin. Harus diperhatikan saja bahwa setelah pen dibuka memerlukan waktu untuk pemulihan sekitar 1-2 bulan. Sehingga harus dipersiapkan jika misalnya anda masih sekolah/kuliah atau sudah bekerja.
keputusan kembali kepada pembaca.
2. Pen tidak berbahaya bagi tubuh, karena bahannya dipilih dengan sangat baik sehingga tidak menimbulkan karat, karena itu tidak dibuka juga tidak apa-apa.3. Jika terdapat keluhan yang sangat mengganggu seperti yang dijelaskan di atas sebaiknya dibuka saja.

8 komentar:

  1. trima kasih info'a

    atas smua'e info'e

    BalasHapus
    Balasan
  2. Doc..saya sekarang ini bisa berjalan karn bantuan PEN..saya tahun 2009 kecelakaan..yg membuat tulang kering saya hancur.dan dibuatkan PEN...dan salama ini saya tdk ada keluhan..peertanyaan saya doc..apakah pen itu tdk bahaya klu tidak di cabut

    BalasHapus
    Balasan
    1. kata fisioterapis yg sk menanangani sy, selama tdk terasa mengganggu, tdk ada keluhan, ga dicabut jg gpp. Tapi kalo ingin plong, dicabut aja.... lebih bagusnya konsultasi sm dokter yg menangani mba/mas....

      btw sy bukan dokter hehe

      Hapus
  3. Dok, saya sudah 3taun dipasang pen di bagian pergelangan tangan kanan 1, 2 lainnya di 1garis lurus dengan telunjuk. Dulu dokter menyarankan agar maks 2taun sudah dicabut. Tapi jujur saya takut nantinya malah mengganggu aktifitas. Selama ini tidak adamasalah, dok. Hanya sakit saat saya sedang menulis. Bagaimana menurut dokter ? Harus dicabut kah ?

    BalasHapus
  4. dok apakah pemasangan pen mengganggu pertumbuhan yang sedang mengalami patah kaki

    BalasHapus
  5. Dok saya pasien tb tulang belakang.
    Dan 10bulan pasca operasi plate saya patah, namun screwnya aman,
    Itu dampaknya apa ya dok?

    BalasHapus

Ayo bagi pengalamanmu dan tanggapanmu ^.^