Jumat, 29 Juli 2011

Operasi Patah Kaki yang Ketiga

Aku sangat kaget! dan HISTERIS! aku menangis dengan keras karena kakiku rasanya sakit sekali, jika digerakkan tulangnya terasa bergerak-gerak! aku coba berdiri tapi tidak bisa! sakit sekaliii!!
Aku mulai takut kakiku patah lagi,, aku mengingat semua rangkaian operasi dan fisioterapi yang sudah ku jalani rasanya sangat menyakitkan dan melelahkan...... Aku takut!....Aku sangat takut!

Setelah aku cukup tenang, kami putuskan untuk ke rumah sakit supaya tau apa yang terjadi dengan kakiku.Begitu sampai di rumah sakit kakiku langsung difoto dan ternyata....dari hasil rontgen terlihat tulangnya patah menjadi 2!! lokasi patahannya di tempat yang dulu.
Oh My God!...serasa tidak percaya.....
aku menangis lagi,,, histeris lagi.....
oh Ya Allah KENAPA?? KENAPA?? KENAPA??!!
aku menangis dan terus menangis....

Alhamdulillah saudara-saudaraku datang menjenguk...

Saat aku masih belum tenang petugas UGD datang untuk menusukkan jarum infus. Aku takut,,, dan aku bilang "Nanti dulu pak,,,, tunggu dulu sebentar..." Tapi kata petugasnya "Eh obat antibiotik dan antinyeri nya harus segera disuntikkan, jadi harus cepet-cepet diinfus" "Ooh... ya sudah kalau begitu..."
Aku berusaha untuk rileks tapi aku tidak bisa,,, aku masih tegang.... sehingga jarum infus nya tidak masuk,, darah pun memancar dari urat nadiku...hiiiiiiiii....... (udah dibilang tunggu dulu, masih maksa huuuu)

Setelah beberapa saat datang petugas yang lain dan membujukku lagi,, "Ayo..pasrah aja,,,,pasti bisa,,, ga terlalu sakit koq...." Hmmm ya sudah,,, aku coba memasrahkan diriku, membuat diriku serileks mungkin,,, dan.... cuuuuzzzzz..... masuk juga... hehehe alhamdulillah.....

Malam itu aku dipasang kateter sambil menjerit-jerit karena rasanya linu, sakit....dan akhirnya selesai juga.....

Setelah mendapatkan ruangan, aku dipindahkan ke ruang rawat...
Operasi dijadwalkan keesokkan harinya sekitar pukul 2 siang.

Di ruang rawat aku sudah cukup tenang dan tidak menangis lagi, tapi keesokkan harinya, di pagi hari aku menangis lagi heuheuheu..... sampai-sampai aku minta tisu yang banyak dan juga keresek huhuhuhu

Kata dokter yang menanganiku, sebenarnya tulang memang sudah tersambung namun masih lemah, masih rawan, sehingga belum begitu kuat diberi beban tubuh sepenuhnya seperti tulang yang sehat.

Sekitar pukul 3 sore, aku dibawa ke ruang operasi,, tapi setelah menunggu 1 jam, operasi dibatalkan karena ada yang mau operasi cesar (kan ga bisa ditunda, ntar dede bayi nya ngambek hehehe). Ya sudah, operasi dijadwalkan keesokkan harinya...

Malam itu, karena kateter nya bocor, aku dipasang kateter yang baru lagi,,, aduuhhh.... aku jerit-jerit lagi,, nangis lagi...ahhhh sakit,,,capek.......

Keesokan harinya, pada malam hari sekitar pukul 10, aku dioperasi.... sebelum operasi aku tidak lupa berdoa terlebih dahulu.

Operasi kali ini sama seperti Operasi Patah Kaki yang Kedua, dilakukan cangkok sumsum tulang, hanya bedanya kali ini sumsum diambil dari tulang pinggul sebelah kiri. Kenapa sebelah kiri? karena kaki yang patah juga sebelah kiri jadi supaya yang sakit hanya bagian tubuh sebelah kiri saja.

Kata ibuku operasinya lama,,, sekitar 4 jam...
Sekitar pukul 3 (banyak kata 'sekitar' nya ya hehe, soalnya gak pas jam segitu) aku sadar dan...entah kenapa aku merasakan sakit yang luar biasa,,,, aku menangis dengan sangat keras,,,menjerit-jerit,,,, arrgggghhhhhh sakitnya tidak tertahankan!
setelah 1 jam akhirnya aku bisa tenang....dan aku tertidur....

Pada pagi hari setelah aku bangun aku merasa sangat lesu.... tiba-tiba 2 orang perawat datang dengan penuh cemas "Aduhhhhh hb nya turun,, rendah banget" dan darahku diambil untuk dicek ulang. Karena banyak darah yang keluar saat operasi, pembuluh darahku jadi agak 'kempes' ditambah lagi pembuluh darahku memang kecil,, alhasil darahnya gak keluar-keluar, sampai-sampai perawat senior dipanggil.... dan alhamdulillah,,, setelah tusukkan yang ke 6 kali akhirnya keluar juga darahnya huffffhhhhhhh........

Waktu itu hb nya 7,6 gram/dl padahal normalnya 12-16 gram/dl. lalu aku ditransfusi darah sebanyak 2 labu. Dan aku juga banyak makan. Setelah itu hb darah ku berangsur-angsur normal....Alhamdulillah...
Aku dirawat selama 8 hari, setelah itu aku diperbolehkan pulang.


lihat kronologis lengkapnya di Rangkaian Operasi Patah Kaki yang Melelahkan

5 komentar:

  1. sama dengan aku mba,sekarang pen ku belum dibuka uda 4 tahun ada rasa takut untuk buka pen..salam kenal mba

    BalasHapus
  2. hehe, aq sudah 1,5 tahun pasca operasi terakhir, aq masih trauma dengan operasi buka pen. memang baiknya pen itu dibuka, yg penting berhati2 saja pasca operasi buka pen.
    salam kenal juga mas caplin.

    BalasHapus
  3. Halo mba..thanks ya uda share pngalamnnya. sy Rumanti, operasi pemasangan pen skitar 3 bln lalu di kaki kanan.

    sy senang, terharu skaligus ngeri mmbaca pngalaman mba. sdih ingat kjadian yg mnimpaku jg.

    Mba, brp biaya operasi plepasan pen? pmulihan apa aj yg prlu dilakukan? msl mkanan, mnuman..dll

    Makasi mba:D

    BalasHapus
  4. salam kenal mba rumanti :)
    patah tulang mmg menguras air mata he he
    duh maaf mba saya kurang tau soalnya yang ngurusin orang tua saya, mba masuk aja ke grup pasukan patah tulang kaki di fb biar bisa sharing disitu.
    ya itu mba sudah sy posting, saran saya selama 2 minggu sampai 1 bulan pakai tongkat trus mulai latihan jalan pelan2,, bertahap aja jgn lgsg dipakai loncat, lari n kerja yg berat2 khwtr pth lg.
    makanan n minuman ga ada pantangan, hindari aja yg membuat mba alergi supaya ga gatal lukanya n kalo mba ada riwayat penyakit seperti hipertensi, maag, konsultasikan aja sm dokter baiknya gimana.

    BalasHapus
  5. aduh mba.. terharu saya bacanya
    saya jg patah tulang kering saya. belum ada 2 bulan, tapi udah bisa jalan. sampai dokter kaget liatnya, dan tidak di perbolekan spt itu. mestinya saya memakai tongkat paling tidak 2.5 bulan. melihat cerita mba, saya jd takut, dan mau dgr apa kata dokter saja :)

    BalasHapus

Ayo bagi pengalamanmu dan tanggapanmu ^.^